Viral Penjual Martabak Amerta 4 Sehat 5 Nyeblak Lakukan Pelecehan Verbal, Siapa Pemiliknya?
--
HARGA DEPO - Beberapa hari terakhir, media sosial diramaikan oleh sebuah video yang menunjukkan interaksi tegang antara seorang pejalan kaki dan pedagang martabak di sebuah lokasi yang ramai, yang kemudian diidentifikasi sebagai gerai Martabak Amerta 4 Sehat 5 Nyeblak. Video yang menjadi viral ini memicu perbincangan luas karena dalam klip tersebut tampak orang yang diduga merupakan penjual martabak mengeluarkan ucapan bernada pelecehan verbal kepada seseorang yang sedang melintas.
Unggahan video pertama kali dibagikan melalui TikTok oleh seorang pengguna dengan nama akun @pwettiesreyy. Dalam rekaman itu, terlihat seorang wanita muda menghampiri pedagang martabak untuk menegur tingkah laku yang ia rasakan tidak pantas. Ia mengonfrontasi pria yang kemudian diklaim sebagai pedagang dari Martabak Amerta 4 Sehat 5 Nyeblak. Aksi konfrontasi dan dialog yang berlangsung singkat itu kemudian menyebar ke platform lain seperti Instagram Reels, sehingga menarik perhatian warganet untuk ikut menonton dan berkomentar.
Baca juga: Lurah Taslim di Tegal Viral di Tiktok Diduga Minta “Jatah” Pada Pemilik Warung Agar Tidak Dibongkar
Baca juga: Isi Video Viral Tiara Kartika yang Bikin Penasaran, Apakah Asli atau AI? Cek di Sini Faktanya!
Sejauh ini, identitas jelas pemilik atau pedagang yang berada di balik Martabak Amerta 4 Sehat 5 Nyeblak belum terungkap secara resmi ke publik, termasuk nama lengkap dan detail latar belakangnya. Warganet banyak yang penasaran dan melakukan pencarian informasi tambahan, tetapi belum ditemukan konfirmasi berasal dari pihak pedagang sendiri maupun pemilik akun media sosial resmi gerai tersebut. Yang jelas, video itu menyebut nama gerai martabak tersebut sebagai tempat kejadian, sehingga nama usaha kuliner ini mendadak viral karena keterkaitannya dalam konten yang bersifat sensasional itu.
Interaksi panas dalam video tersebut kemudian menjadi bahan diskusi karena pesan yang dilontarkan oleh pria—yang menurut narasi warganet terdengar bernada merendahkan atau menghina—membuat sejumlah penonton merasa tidak nyaman. Banyak penonton yang kemudian memutuskan untuk membagikan ulang rekaman tersebut ke akun masing-masing sehingga meningkatkan jumlah penayangan hingga ratusan ribu dan bahkan lebih dari satu juta views di beberapa unggahan.
Baca juga: Masih Viral! Video Chindo Adidas 8 Detik Viral di TikTok Ramai Jadi Phising: WASPADA!
Kronologi Kejadian dan Identitas Pemilik
Reaksi warganet terhadap video viral ini sangat beragam. Sebagian dari mereka mengecam tindakan yang dianggap pelecehan verbal tersebut, dengan menyatakan bahwa semua warga memiliki hak untuk bergerak di ruang publik tanpa harus menerima ucapan yang merendahkan. Sementara sebagian lain berpendapat bahwa perlu ada konteks lengkap terkait apa yang sebenarnya terjadi sebelum membuat penilaian definitif. Ada juga yang memperingatkan tentang potensi misinterpretasi—bahwa rekaman video pendek sering kali tidak memberi gambaran utuh apa yang sebenarnya terjadi sebelum atau sesudah adegan tersebut direkam.