Daftar Nama Tokoh Indonesia yang Masuk dalam Epstein Files, Terbaru ada Sri Mulyani ex Menkeu
--
2. Eka Tjipta Widjaja
Nama Eka Tjipta Widjaja muncul dalam dokumen yang membahas transaksi properti Donald Trump pada tahun 2009. Dokumen tersebut mencatat penjualan sebuah rumah seharga US$9,5 juta kepada entitas Swiss yang terkait dengan Widjaja.
Penyebutan ini merujuk pada catatan transaksi properti dan tidak secara langsung terkait dengan kasus Epstein.
Baca juga: Spoiler Manga KINGDOM Chapter 866 Bahasa Indonesia, Pasukan Shibasho Mulai Menyerang!
3. Sri Mulyani
Nama Sri Mulyani disebutkan secara informatif ketika beliau menjabat sebagai direktur pelaksana dan kepala operasional Grup Bank Dunia.
Mantan Menteri Keuangan Indonesia ini dikaitkan dengan peluncuran Unit Pelaksana Presiden (PDU), sebuah unit strategis untuk menyatukan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan secara real-time bagi Bank Dunia.
Dokumen-dokumen tersebut berkaitan dengan struktur tata kelola lembaga dan tidak terkait dengan Jeffrey Epstein. Dokumen-dokumen tersebut berupa email dan komunikasi internal dari lembaga keuangan internasional, bukan dokumen pribadi Epstein.
4. Joko Widodo
Seperti Sri Mulyani, Joko Widodo juga tidak memiliki hubungan langsung atau keterlibatan dengan kejahatan Epstein. Penyebutan nama Jokowi terbatas pada pembaruan berita dan laporan tentang situasi politik Indonesia yang dikirim melalui email untuk tujuan informasi.
Nama Jokowi hanya muncul di berita, dan dia tidak pernah berinteraksi langsung dengan Epstein.
5. Soeharto
Penyebutan nama Soeharto merujuk pada proposal buku yang ditulis oleh Gregory Brown untuk Epstein. Dokumen tersebut berisi rekomendasi bacaan dan ide penulisan, dan oleh karena itu tidak merupakan bukti interaksi antara Epstein dan Soeharto.
Baca juga: Spoiler Manga KINGDOM Chapter 866 Bahasa Indonesia, Pasukan Shibasho Mulai Menyerang!
6. Kafrawi Yuliantono
Kafrawi Yuliantono adalah seorang pengusaha hotel yang terkait dengan jaringan hotel bintang lima. Dia mengirim email kepada Epstein tentang kemungkinan kolaborasi setelah pertemuan di Bali. Epstein Files mencakup resume, surat lamaran kerja, dan dokumen visa. Dokumen-dokumen ini menunjukkan upaya untuk membangun kemitraan profesional, bukan kriminal.