Saturday 7th of February 2026

Siswa SD Negeri di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku Tulis, Iuran Sekolah Capai Rp 1,2 Juta per Tahun!

Siswa SD Negeri di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku Tulis, Iuran Sekolah Capai Rp 1,2 Juta per Tahun!

--

HGDNEWS - Nahas nya nasib seorang Siswa Sekolah Dasar di NTT berusia 10 tahun, yang melakukan bunuh diri akibat tak mampu membeli buku tulis. Hal ini kemudian ramai hingga menuai kontroversi dari berbagai pihak. 

YBR (10), seorang siswa kelas empat sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri karena orang tuanya tidak mampu membelikan buku catatan dan pulpen untuknya.

Baca juga: Nama Soeharto Ikut Terseret dalam Epstein Files, Tuai Kontroversi Begini Fakta Lengkapnya!

Baca juga: Link Manhwa The Rebel Of The Tyrant Noble Family Chapter 9 Bahasa Indonesia, Misi Baru yang Mengerikan!

Informasi yang kami lansir dari news.detik.com, Sebelum tragedi tersebut, YBR dan siswa lainnya telah berulang kali diminta oleh sekolah untuk membayar Rp 1,2 juta. Siswa tersebut terdaftar di sekolah dasar negeri. Uang sekolah tahunan YBR adalah Rp 1.220.000, yang dibayar secara cicilan selama setahun.

Orang tua YBR telah membayar Rp 500.000 untuk semester pertama. Sisa Rp 720.000 akan dibayar secara cicilan pada semester kedua.

“Itu hanya untuk kelas IV. Itu bukan dikatakan tunggakan karena dia masih tahun berjalan. Di sekolah itu bayarnya cicil, tahap pertama semester satu sebesar Rp 500 ribu dan itu sudah mereka lunasi. Jadi untuk semester II ini membayar yang sisanya ini (Rp 720 ribu),” kata Veronika Milo, kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD) Dinas Kemasyarakatan, Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Ngada.

Baca juga: Spoiler Manga KINGDOM Chapter 866 Bahasa Indonesia, Pasukan Shibasho Mulai Menyerang!

Veronika dan timnya memperoleh informasi ini saat bertemu dengan kepala sekolah dan guru sekolah tempat YBR bersekolah pada Selasa (3 Februari). Tim UPTD PPA DPMDP3A dari Ngada bertemu dengan berbagai pihak untuk mengumpulkan informasi tentang kematian YBR. Mereka bertemu dengan keluarga YBR, masyarakat, dan sekolah.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST